Jumat, 19 April 2013

Hobby Seorang Cewek



Cewek,, Saya ingin membahas tentang kebanyakan hobby cewek. Kayaknya udah lazim didengar kalau cewek itu paling hobby dengan yang namanya “Gosip” atau tidak “Curhat”. Tapi kalau ada cewek yang bertolak belakang dengan apa yang saya tuliskan ini, pasti dia akan mengatakan ‘tidak semua kok, Saya tidak seperti itu”. Haha ketebak.
Kenapa ya? Kebanyakan cewek itu kalau bertemu utamanya anak-anak SMA, pasti dilihat dari kejahuan teriak-teriak seperti kesurupan.
Contoh!
Hampir tiap pagi kalau saya datangnya cepat pasti duduk-duduk di depan sekolah dulu sambil menunggu teman-teman yang lain datang. Nah, tiba-tiba Ayu turun dari mobil, saya telah begitu mengentarai Ayu, dilihat dari bayangan cermin mobil saja pasti sudah bisa ditebak kalau itu Ayu. Badannya yang kurus dengan posisi mukanya mengarah depan sekolah dan ketika turun terlihat kaki yang putih dan kurus lalu gerak jalan yang kaku-kaku tapi tidak anggun. Nah itu dia. Baru bayar ongkos mobil sudah senyum-senyum, lalu secepatnya dia menyebrangi jalan dengan gaya yang manja akan takutnya dia ditabrak oleh kendaraan-kendaraan. Setelah berhasil menyebrangi jalan terdengar suara dari pinggir jalan tersebut ‘ighoooooooooooooooo,, hahahaha’ sepertinya begitulah dengan suara yang cempreng sehingga membuat Burung-burung yang tadinya pada bahagia terbang diatas udara akhirnya jatuh ke atas tanah dan mati akibat suara Ayu yang begitu menyiksa telinga Burung-burung tersebut. Sayapun pastinya kaget dan terkejut akan suaranya itu, Dia menghampiriku lalu memukul pelan terkadang keras tepat dipundakku dan dia langsung cerita lagi gosip terhangat tentang dirinya bersama pacarnya, atau tidak bersama teman-temannya. Terkadang membosankan sih kalau udah terlalu lama dia berkotek-kotek, tapi mau tidak mau saya harus tetap menjadi pendengar setia sepanjang masa ini.

Jelang beberapa menit, Siska datang dengan muka setengah malas dan gaya jalan seperti laki-laki (balaki). Sehabis turun dari motor kakak atau bapaknya yang selalu mengantarkan dia kesekolah dia langsung berlari dengan sekuat tenaga memanggil Ayu dan berceritalah mereka berdua sambil pukul-memukul. Dan mereka berdua tetap masih berada didepan pandanganku, Saya hanya berpura-pura bertanya, itu terkadang.
Dan inilah yang terahir, Nyonya yang selalu ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Nyonya Ainun Ramadhani Mustajab bersama tukang ojeknya yang masih setia mengantarnya. Dan parah dari parahnya Ainun itu adalah. Dia, belum sempat turun dari motor sudah teriak lebih dulu. Itu kalau ada gosip atau jika hatinya lagi bahagia. Tapi kalau tidak, dia paling hanya tersenyum atau tidak mukanya manyum kayak pantat sapi. Tukang ojeknya hanya bisa diam dan tersenyum serta menahan kesakitan dari teriakan Ainun yang begitu menyiksa telinga. Pasti tukang ojeknya sudah lama marah-marah dalam hati walaupun kelihatannya dia senyum tapi kan itu hanya kesing saja supaya Ainunnya tidak tersinggung. Nah, terkadanga Ainun itu kalau turun dari motor dia lari dulu ke Ayu dan Siska cerita barulah dia kembali ke tukang ojeknya untuk membayar ongkos ojeknya, dan sehabis dia bayar barulah dia lari lagi menghampiri Ayu dan Siska.

Ainun, Ayu, Siska yang sedang bergosip
Tidak setiap hari mereka selalu begitu, hanya kadang-kadang saja. Tapi kadang-kadang tersebut dalam seminggu itu 4-5 kali (kadang). Paling seruh kalau Tawakal lagi ada di kelas lalu Ainun tiba-tiba datang dengan pemberitahuan dari suaranya yang begitu nyaring. Ainun telah terlihat dari ujung tangga.
‘we, we, we, astaga,, massa toh..’ kata Ainun sambil teriak dengan muka yang dibuat serius. Belum menghabiskan kalimatnya Tawakal langsung menegur.
‘Inun, simpan dulu tasmu’ dengan muka yang kelihatan kesal.
‘kenapako,, hii’ Ainun menyangkal dan tidak menghiraukan perkataan Tawakal lalu melanjutkan lagi percakapannya. Siska, Ayu, Esita serta Saya hanya bisa tersenyum.
‘Inun,, harimu ini menyapu, kamu simpanmi tasmu baru kamu menyapu cepat, datangpi lagi Bu Tia baru ko dimarah-marahi, busso’ kata Tawakal yang amarahnya makin menyala. Haha kayak api saja menyala.
Waduh. Perempuan,, Perempuan,, Perempuan. Sunggu parah sekali.
Suasana kelas itu terasa tidak pernah hening walaupun ada guru yang masuk jika Ainun hadir disekolah. Tapi keheningan tersebut pernah terjadi sekali ketika Ainun mebuat ulah yang sudah begitu keterlaluan, tetapi ini tanpa kesengajaan jua terjadinya.
Jadi, hari jum’at itu Bu Asti masuk untuk pembelajaran Fisika, nah memang Bu Asti telah didalam kelas tapi masih membuka-buka isi Notebook-nya dulu entah apa yang Dia periksa yang pastinya Saya tidak tahu, dan saat itu Dia duduk di samping kursi Ayu, dan Ayupun saat itu diam. Ainun dan Siska masih bernyanyi-nyanyi, tetapi mereka berdua tidak tahu kalau Bu Asti telah diruangan.
‘we, we, we, masa Bobi dia menyanyi dis poya,, dis poya,, orang grenade for ya, haha’ kata Ainun yang meledek Obong. Obong hanya diam dan tersenyum dan Ainun masih mengulanginya beberapa kali. Hingga pada akhirnya suasana tiba-tiba hhening ketika Bu Asti mengeluarkan suara yang begitu keras dan mengalahkan kekerasan suara dari Ainun, Ayu, dan Siska.dan saat itu muka Bu Asti tiba-tiba jadi membengkok
Kurang lebih seperti inilah wujudnya.
‘kenapakah kalian berteriak-teriak terus?’ kata Bu Asti dengan amarah yang tak bisa di pendam lagi. ‘keluar kalian berdua, saya tidak mau lagi lihat mukanya kalian disini, keluar, keluar, saya bilang keluar’. Akhirnya dengan berat hati Inun dan Siska keluar dari ruangan.
Ketika Ainun dan siska telah meninggalkan ruangan suasan jadi hening drastis, perubahan yang dialami sebesar 82%. Dan suasan tidak begitu gadu lagi, sumuanyapun merayakan hari kemerdekaan hening tersebut.
Alhasil. Akibat kejadian tersebut Ainun dan Siska tidak mengajak Ayu lagi untuk bercerita. Atau kata lainnya  mereka putus teman lagi. Sekitar seminggu mereka tidak bersetia lagi. Tapi ayu tetap berusaha untuk mengajak mereka berteman lagi dengan cara di sms, di BBM, di mentions. Pokonya tiap hari Ayu harus begitu tiap hari.
Ayu begitu tahu dan paham tentang amarah. Kenapa? Karena dalam menjalani satu hubungan pertemanan ataupun percintaan pasti takan selamanya akan berjalan dengan mulus, pasti akan ada hambatan yang bersifat merusak dalam hubungan tersebut. Dan ketika ada pertengkaran yang terjadi, seharusnya sala-satu dari kita harus bisa mengalah dan tetap berusaha untuk menjaga perdamaian diantara pertemanan yang telah terjalin rapi. Jikla dia marah lalu kita juga ikut marah maka akan jadi satu buah problem yang akan menimbulkan masalah. Diantaranya fitnah. Itu yang dominan terjadi dikalangan anak SMA saat ini. Cerita-cerita yang tidak benar akan dibenarkan oleh pembenci. Jadi jadilah bagian dari air jika teman kita menjadi api.

ΡΌ
Kayanknya belum puas bagi cerita tentang keunikan cewek, ada lagi yang lebih unik dan beda dari cerita tentang Ainun, Siska dan Ayu.
Jadi, sewaktu siang hendak menjelang sore, saat merasa ingin sekali buang air kecil. Nah parahnya di tempat Saya kost itu kamar mandinya di luar kamar. Sementara di dalam kamar mandi tersebut ada orang yang sedang mandi sambil menyanyi. Kesambet setan baru rasa dia.
Dan akhirnya terpaksa Saya harus menunggu perempuan itu sampai selesai membasahi tubuhnya. Karena bosan menunggu di kamar mandi terpaksa Saya kembali masuk kedalam kamar menahan penyakit ini.
Sepuluh menit berlalu, perempuan itu belum keluar juga. Akhirnya Saya kembali lagi kekamar. Tiga puluh menit terbuang saya kembali lagi di depan kamar mandi. Stop, di depan kamar tetangga yang berdekatan dengan keberadaan kamar mandi tersebut, saya mendengar ada suara cewek yang menangis teseduh-seduh dengan beberapa sepatrah kata yang Dia ucapkan ‘bisanya dia duakan saya kasian’ begitu katanya yang terdengar ketelingaku dari mulut perempuan yang berada di dalam kamar mandi itu. Sempat heran, kenapa dia berbicara sendiri? Taklama Dia membuang kata-kata itu dari mulutnya terdengar lagi suara cewek dengan suarayang begitu beda ‘kamu yang sabar sajalah, saya kan sudah bilang tidak usahmi kamu mengharap lafi sama dia’ begitu katanya si cewek yang satu.
Terbayang tidak dipikiran kalian.? Baru pertama kali saya dapatkan cewek curhat didalam kamar mandi. Tidak ingin di ponis sebagai perumpi akhirnya saya secepatnya melarikan diri kembali kekamar. Dan beberapa menit kemudian merekapun keluar dari kamar mandi itu, Saya memerhatikan wajah mereka satu-satu dan kedua perempuan tersebut hanya melihat Saya dengan muka heran seakan-akan baru pertama kali melihat Alien seperti Saya ini.
Kenapa wanita itu kalau lagi berdua ataubertiga atau mungkin lebih dari empat, yang dibahas pertama adalah Cowok atau tidak tentang baju atau apalah yang lagi tenar-tenar saay ini, tapi terkadang juga mereka biasa membahas tentang hal-hal yang tidak penting seperti, ‘eh, masa saya terlambat halangan lagi’waduh kan buka aib sendiri kalau begitu. Apa lagi kalau ceritanya di dalam mobil angkutan, ngak malu yaa,,?
Tapi tahu tidak? Akibat hobby cewek yang selalu menggosip ini banyak menimbulkan isu atau cerita yang tidak fakta. Dan kebahayaan dari hasil penggosipan adalah perseturuan. Ingat,, walaupun  jalan raya sepanjang apa tapi tetap bisa di hitung. Sedang panjang mulutnya manusia itu terutama wanita itu tidak bisa untuk diperhitungkan. Dari mulut si A pindah ke mulut si B dari mulust si b pindah lagi ke mulut si C, begitu terus sampai kiamat.

Sabtu, 06 April 2013

Mengeluh

Terkadang dalam hati saya selalu berkata sesuatu yang tak perlu dan tak usah untuk dijawab. tetapi saya musti bagaimana lagi, hanya dengan seperti itu saya bisa meluangkan semua amarahku.

Tuhan,, engkau takan pernah diam melihat diriku yang seperti saat ini, ku yakin engkau pasti sedang membuat rencana yang begitu tak ku tahu.
ketika engkau memberikanku cobaan yang begitu pedih, rasanya saya ingin mati saja, agar tak Engkau beri cobaan lagi dan pastinya tak begitu akan banyak dosa yang akan aku lakukan di duia ini.

aku tak bernah untuk berputus asa, tetapi terkadang aku menyerah karena tidak sanggup lagi menghadipi cobaan yang begitu tajam ini.